updating Vasektomi Tanpa Pisau

Sejahtera merupakan dambaan semua pihak, untuk mencapainya berbagai upaya dilakukan oleh semua, masyarakat, pemerintah, badan, lembaga, dsb.  Dengan berbagai upaya tersebut diharapkan kesejahteraan masyarakat terjaga, termasuk kesehatan ibu.  Hamil, melahirkan, dan nifas adalah kodrat ibu, merupakan tugas yang tidak ringan, sudah semestinya harus dipersiapkan dengan matang.

Dari banyak penelitian, tugas mulia tersebut diatas paling baik jika dilakukan saat ibu berada pada puncak sehat untuk hamil yakni pada usia 20-35 tahun, jarak antar kehamilan cukup jauh, 3 tahun lebih, dan tidak sering melahirkan, kurang 3 kali.

Gerakan Keluarga Berencana yang digulirkan tahun 50an, di Indonesia tahun 1957 oleh PKBI, menawarkan gagasan yang mendorong masyarakat mendewasakan usia nikah serta melakukan perencanaan kehamilan yang aman dan sehat dengan aplikasi kontrasepsi. 1)

Terima kasih patut kita ucapkan pada para pejuang petugas kesehatan, PLKB BKKBN (petugas lapangan keluarga berencana), Kader KB/kesehatan, para relawan, yang hingga kini gigih menyebarkan gagasan yang manfaat ini kepada para ibu-ibu dan keluarganya.

Pilihan kontrasepsi

Saat ini hampir separuh ibu-ibu usia subur di Indonesia telah merasa mantap dengan jumlah anak yang dimilikinya, yakni 48,8% dengan rincian berturut-turut mulai anak 2 hidup sampai 6+ sebanyak 58,2%; 73; 73,3; 87,2; 80. 2)IMG_20130508_082404

Banyak pilihan kontrasepsi yang dapat digunakan, yang paling efektif (keberhasilan tinggi) dan efisien (murah untuk jangka panjang, pemakaian sumberdaya minimal) adalah tubektomi dan laparoskopi oklusi tuba untuk ibu, dan vasektomi untuk bapak. Di dunia, kontrasepsi ini telah digunakan oleh 25% PUS (pasangan usia subur), 21% tubektomi/laparoskopi, dan 4% vasektomi

Vasektomi saat ini dilakukan dengan tehnik vasektomi tanpa pisau (VTP), menggunakan peralatan pokok khusus, klem fiksasi dan klen pungsi, lebih praktis, luka kecil, lebih cepat sembuh. Saat ini 50 juta pria didunia menggunakannya, di Indonesia 25 ribu setahun.

Update tenaga pelaksana

Untuk mengantisipasi kemungkinan permintaan pelayanan kontrasepsi efektif tersebut, di Jakata sejak 6 Mei 2013 yang lalu dilakukan kegiatan updating tim pelaksana VTP, dokter dan paramedik asistennya dari Provinsi KEPRI: RSB Graha Herm2013-05-08-19-54-21_deco-1ine, RS Camatha Sahiya, dan Puskesmas Tanjung Balai Karimun.

Kegiatan diselenggarakan atas kerjasama PKMI Pusat (Perkumpulan Kontrasepsi Mantap Indonesia), Klinik Mantap Pro Familia, Staf dan PLKB BMPKB Jakarta, BKKBN Provinsi KEPRI sebagai sponsor.

   1) dr. Asri    2) SDKI 2012 (Survey Demografi dan Kependudukan Indonesia)  3) worlwide family planning datasheet 2008

(atenSuharto-130508)  http://wp.me/p3aea9-9F

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s